Penyebab Penyakit Vulvitis
Terjangkitnya penyakit vulvitis ada hubungannya munculnya dengan vaginitis, uretritis, sangat membahayakan kesehatan tubuh wanita. Karena bakteri penyakit memiliki tingkat penularan yang sangat kuat, maka ada kemungkinan bakteri tersebut saling menginfeksi, menyebabkan pasangan anda juga terinfeksi, sehingga mempengaruhi keharmonisan dalam pernikahan kalian.
Jika ingin mengetahui vaginitis lebih lanjut? Segera konsultasikan
Oleh karena itu, apa sebenarnya penyebab dari penyakit vulvitis? Di bawah ini mari kita simak penjelasan dari dokter ahli Klinik Ben Yuan Dao.
Peradangan ginekologi dapat memicu penyakit vulvitis. Jika wanita terinfkesi trikomonas vaginitis, vaginitis jamur dan sebagainya, maka ada kemungkinan menimbulkan gangguan sekresi, merangsang kulit vulva dan mukosa. Atau bakteri penyakit langsung menyebar dan merusak kulit vulva, dan menyebabkan munculnya gejala vulvitis.
Jika ingin mengetahui vaginitis lebih lanjut? Segera konsultasikan
Jika tidak memperhatikan kebersihan, dikarenakan struktur reproduksi wanita sangat special, di atas kulit vulva terdapat banyak lipatan. Jika tidak memperhatikan kebersihan, lalu mungkin ada kotoran yang terkumpul di vulva, ditambah noda keringat, darah haid dan sebagainya, ini akan merangsang kulit vulva dan mukosa, lalu memicu penyakit vulvitis, membahayakan kesehatan wanita.
Sekarang kegagalan ovarium prematur sangat jarang dijumpai di masyarakat. Karena kegagalan ovarium wanita, akan mengakibatkan kadar hormone wanita menurun, menyebabkan kulit vulva menjadi tipis, hilangnya fleksibilitas, menyusut dan lain-lain. Dengan begini akan memberikan kesempatan bakteri penyakit untuk merusak tubuh, dan akan menimbulkan penyakit vulvitis.
Jika ada yang mempunyai penyakit diabetes, penyakit kulit, penyakit hepatobilier, penyakit jantung, penyakit getah bening, juga sering dapat memicu vulva gatal, maka akan menyebabkan munculnya penyakit vulvitis. Jika menggunakan beberapa jenis obat, maka akan mengakibatkan iritasi, menyebabkan vulva gatal, bengkak dan merah, memicu vulvitis. Yang sering ditemui adalah handuk yang tidak bersih, alergi sperma dan lain-lain.
Jika ingin mengetahui pencegahan bakteri vaginitis lebih lanjut? Segera konsultasikan